Aplikasi SIM-RISK, Permudah Pengelolaan Manajemen Risiko Kemen IMIPAS

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 17:45 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tengah mengembangkan aplikasi SIM-RISK (Sistem Informasi Manajemen Risiko) yang dirancang untuk mempermudah satuan kerja dalam proses identifikasi dan pengelolaan risiko. Pembangunan aplikasi ini dilakukan bekerja sama dengan PT Bengkel Web Indonesia sebagai mitra pengembang.

Aplikasi SIM-RISK akan menjadi alat bantu utama dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan Kemenimipas. Melalui aplikasi ini, proses pengisian dan pelaporan manajemen risiko dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, menggantikan cara manual yang selama ini digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui SIM-RISK, akan memudahkan Kepala satuan kerja dalam melakukan pengelolaan risiko. Pemantauan nya juga jadi lebih efektif,” kata Ika Yusanti, Sekretaris Inspektorat Jenderal.

Ika juga menyampaikan bahwa, dengan sistem ini manajemen risiko kemenimipas kini berbasis data analitik, proses lebih cepat, efektif dan akurat.

Kemenimipas menargetkan aplikasi SIM-RISK dapat digunakan secara penuh pada akhir tahun. Yaitu untuk pengelolaan risiko pada kinerja tahun 2026. “Perjanjian Kinerja yang akan di tandatangani pada akhir tahun, akan dilengkapi dengan manajemen risiko yang terintegrasi.Kehadiran aplikasi ini diharapkan mendukung terwujudnya sistem pengawasan yang lebih modern, efisien, dan berbasis data di seluruh satuan kerja.(LAPERDAN)

Berita Terkait

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Ketua Wartawan TNI Sumut Ryan Sinaga Siapkan Silaturahmi dengan Pangdam I/BB
Hoaks Serang Lapas Binjai, Publik Diminta Percaya Fakta Pembinaan, Bukan Isu Pesanan
Lunas Sejak 2024, Rumah Tak Kunjung Jadi: Afrizal Fadli Nasution Marah Developer Diduga Abal-abal di Sei Mencirim
Pembangunan 600 Hunian Danantara Terus Dikebut, Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang Masuki Fase Relokasi
DPW IMO Indonesia Sumut Gelar Refleksi Akhir Tahun dan Rapat Kerja, Hadirkan Aulia Rahman
Peresmian Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik, HUT ke-84 Opung Ode Boru Khidmat dan Penuh Kekeluargaan
Penuh Sukacita dan Doa, Difa Anatasya Br Sembiring Jalani Peneguhan Sidi di GBKP

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:37 WIB