Mendagri Koordinasi dengan Gubernur Sultra Siapkan Plt Bupati Kolaka Timur Pasca OTT KPK

WARTA INTEGRITAS

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 05:00 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar  – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mulai melakukan koordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, untuk menyiapkan pelaksana tugas (plt) Bupati Kolaka Timur menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Abdul Azis.

Hal ini disampaikan Tito usai menghadiri Rapat Konsolidasi dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Denpasar, Bali, Jumat (8/8/25).

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Gubernur Pak Andi untuk segera (menyiapkan) kalau memang nanti ditahan atau tidak,” ujar Tito, dikutip dari Antaranews, Minggu (10/8/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mendagri, jika Abdul Azis tidak ditahan, ia tetap menjalankan tugasnya. Namun jika ditahan, maka akan dikeluarkan surat resmi dari gubernur dan Mendagri agar wakil bupati dapat mengambil alih sebagai plt.

Tito menambahkan pihaknya masih memantau proses hukum yang berjalan. Namun jika bupati dinyatakan bersalah, dipastikan posisi tersebut akan digantikan oleh Yosep Sahaka sebagai plt.

Mendagri juga menyesalkan masih adanya kepala daerah yang terlibat pelanggaran meski sudah sering diberikan pengarahan dan sistem pengawasan telah diterapkan.

“Sudah berkali-kali dalam banyak kesempatan sudah, langkah-langkah pencegahan sudah kita lakukan, termasuk pembuatan sistem monitoring center bersama KPN, tapi kadang-kadang ada saja oknum yang melakukan pelanggaran,” jelas Tito.

Sebelumnya, Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis ditangkap KPK usai mengikuti Rakernas NasDem di Makassar. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pukul 16.23 WIB sore tadi dengan mengenakan masker hitam, topi putih, dan membawa koper hitam.

Abdul Azis diduga terkait kasus korupsi dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan atau peningkatan kualitas rumah sakit.

Berita Terkait

Pacu Jalur 2025: Ikon Budaya yang Menggerakkan Ekonomi Lokal dan Diplomasi Publik
Kompolnas: Vonis Mati Kompol Satria Nanda Jadi Pembelajaran Keras bagi Polri soal Narkoba
Terpidana Kasus Fitnah JK Jadi Komisaris ID Food, Proses Seleksi BUMN Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:16 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Senin, 11 Mei 2026 - 17:45 WIB

Polsek Lawe Sigala-gala Kawal Pembagian Makan Malam bagi Korban Banjir Bandang di Desa Lawe Tua Persatuan

Senin, 11 Mei 2026 - 17:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Rikkes Berkala TA 2026, Kapolres Turut Ikuti Pemeriksaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:42 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:15 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Senin, 4 Mei 2026 - 16:40 WIB

Transaksi Sabu di Kebun Jagung Digagalkan, Polsek Lawe Sigala-gala Amankan Seorang Pria

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

Polsek Lawe Sigala-Gala Gerebek Lokasi Transaksi Sabu di Desa Sebungke, Dua Orang Diamankan

Rabu, 29 April 2026 - 23:23 WIB

Curi Kabel Tower Tengah Malam, Tiga Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru